Fabian menarik napas dalam, melirik ke arah jendela yang memperlihatkan langit biru dengan awan yang ada di bawahnya. Dia sekarang berada di dalam pesawat menuju Perancis untuk menghadiri undangan Gala Dinner Michelin yang akan diadakan di Paris besok malam, setelah restorannya mendapat Bintang Micheline. Ingatan pertamanya dengan Bianca kembali berpedar dalam pikirannya. Saat dia menolong Bianca yang hampir diperkosa oleh berandalan Perancis. Tatapan penuh luka yang Bianca perlihatkan tadi membuatnya tak tenang. Dia menyesali keputusannya yang tetap pergi ke Perancis dan menghadiri Gala Dinner itu dan kembali meninggalkkan Bianca dengan semua kesalahpahaman yang terjadi di antara mereka. Seharusnya, Dia tidak mengikuti ucapan Bianca dan tetap berbicara empat mata. Tapi, mengingat emosiny

