Sepanjang minggu, Pepep banyak menghabiskan waktu bersama Admiral. Seperti saat ini, Vhiya bisa membuktikan kedekatan mereka berdua di kantin kampus. Pepep dan Admiral duduk di seberang meja, asik menikmati mi ayam jamur. Vhiya sendiri memilih makan nasi dan ayam goreng kremes. “Kamu dan Bang Admiral temenan sejak kapan?” tanya Pepep pada Vhiya. “Kenal sejak masuk, kebetulan gue sering ganggu dia,” jawab Vhiya segera. Tidak ingin memberi celah Admiral bersikap he’s gorgeous boy di depan Pepep. Bagian manapun dari Admiral adalah kegalauan. Tingkat galau pemuda ini melebihi tingkat centil gadis SMA di mata Vhiya. Mungkin Pepep cinta pertama tak tergapai yang menjadi pemacu kegalauan akut seorang Admiral. “Kamu ganggu senior?” Mata Pepep yang besar makin membesar karena takjub oleh jawaban

