"Kalo pun cinta aku harus bertepuk sebelah tangan, gapapa. Asal dia enggak ngerasain hal yang sama. Aku cukup kuat kok untuk ini." -Karenina Fahra- "Kak, are you okay?" Tanya Kinar khawatir. Dan Kenna hanya menganggukan kepalanya. "Kita pulang aja?" Tanya Kinar lagi. "Gak usah. Niat kita kan kesini buat makan siang, bukan buat liat tuh manusia!" Jawab Kenna sambil terkekeh. Kinar hanya menatap Kenna dengan heran. "Ya udah yuk cari tempat duduknya yang gak bikin sakit mata,” ajak Kenna. "Disana aja kak, ngadepnya ke luar gedung.” Mereka pun langsung melangkah ke tempat duduk yang Kinar tuju. "Mau pesen apa Kin?" "Aku mau steak ayam sama minumnya lemon tea aja,” ujar Kinar. Kemudian Kenna memanggil seorang pelayan. "Iya mbak, silahkan mau pesan apa?" tanya si pelayan itu dengan r

