Chapter. 42

1519 Words

"A..A..Akbar..!!" Mata Danisa membulat sempurna, wajahnya terlihat pucat dan tubuhnya bergetar. Hampir saja Ia terhuyung ke lantai jika saja Ares tak segera mendekap tubuh istrinya itu. "Kau...!?" Tunjuk Zain dengan wajah tak bersahabat. Saat ini Akbar yang di temani Martin pun melangkahkan kakinya ke arah Danisa dan yang lainnya. Awalnya Ia sempat ragu ingin bertemu Danisa, namun karena keinginan hatinya yang selalu merasa bersalah atas apa yang menimpa mantan kekasihnya yang disebabkan olehnya itupun akhirnya memutuskan untuk bertemu. Meskipun Ia tahu jika konsekuensinya akan seperti ini. Ditolak!! "Za...tenanglah...biarkan Dia masuk!!" ucap Pak Bara memperingati Zain, agar tetap sopan pada tamu meskipun tamu itu adalah orang yang membuat menantunya hampir bunuh diri. "Tapi Paman.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD