Waktu berkunjung pun usai. Pak Bara beserta rombongan pun memutuskan untuk pulang ke rumah mereka yang ada di Bandung. Bu Rati sebenarnya ingin tetap tinggal, namun karena mengingat Bu Risma yan kurang sehat maka Ia mengalah dan membiarkan putrinya untuk menjaga Danisa. Pak Rustam dan Bu Mini pun ikut serta menginap di kediaman Pak Bara. Tinggallah saat ini, Malika, Dokter Aftar dan Ares yang menemani Danisa. "Dok... terimakasih ya...sudah nolong Danisa.." Ucap Danisa begitu tulus pada Aftar. "Iya Dek, sama-sama. Kebetulan saat itu Abang lagi ada urusan pekerjaan. Abang juga ngga nyangka bisa ketemu Dek Nisa di Desa itu. " Ucap Aftar dengan senyum khasnya yang memperlihatkan lesung pipinya. "Mas....maafin Nisa ya...!" Ucap Nisa. Saat ini Ia sungguh merasa menjadi orang yang benar-be

