Dia Ingin Jadi Pahlawan

1201 Words

@TILOEF Hari yang sangat ditunggu oleh Aleta. Keberangkatan mereka menuju lokasi pesta yang dimaksud oleh Aleta. Brak! “Jeyana…!” teriak Aleta menggema membuka pintu utama sekali sentakan keras. “Jeyana…!” teriaknya lagi memanggil-manggil sang Adik. “Di kamar Kak!” sahut Jya juga membalas dengan berteriak. Aleta mendengarnya dan ia langsung naik ke lantai dua menuju kamar sang Adik. Membuka pintu tanpa mengetuk, sudah menjadi kebiasaan Aleta sejak lama. “Kamu sudah siap? Kita berangkat sekarang, perjalanan bakal jauh bisa sampai 14 jam jam kalau gak ada kendala di perjalanan,” ujar Aleta. “Segitu jauh, emang kita mau kemana sih? Lokasinya dimana?” “Ke ujung pulau,” jawab Aleta. “Kenapa gak pake pesawat aja sih kalau begitu,” protes Jya. “Ada Gernal yang nyetir,” balas Aleta san

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD