Bab 35. Perasaan Yang Kacau

1019 Words

Malam kian larut. Jarum jam hampir menunjuk pukul sepuluh, namun Jesslyn belum juga kembali. Seperti kemarin, tanpa kabar, tanpa pesan, dan kali ini, Jesslyn tidak pulang ke rumah ayahnya. Levin duduk di ruang kerja, matanya menatap layar monitor yang menampilkan rekaman CCTV dari berbagai sudut kota. Ia sudah menelusuri semuanya, memastikan keberadaan istrinya meski dalam hati ia tahu, Jesslyn tengah berada di rumah sahabatnya. Namun malam yang kian larut justru semakin membuatnya tak tenang. Bayangan masa lalu menghantui. Rasa cemas itu bukan sekadar karena Jesslyn tidak pulang, tetapi juga karena ia tahu musuhnya bisa muncul kapan saja. Musuh yang masih dia cari sampai sekarang. Dia khawatir, musuh itu berada di dekat mereka tanpa disadari. Dan dia pun takut, musuhnya menyangka Jess

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD