Bab 57. Malam Panjang Dan Dingin

1028 Words

Levine duduk di ruang kerjanya, dikelilingi bayangan malam yang kian menebal. Sisa aroma mesiu dan darah masih terasa samar di ujung ingatannya. Tangannya mengepal di atas meja, urat di pergelangan tangannya menegang. Jam di dinding berdetak lambat. Setiap detiknya terasa seperti ejekan, bahwa wanita yang dia miliki pada akhirnya memilih pria lain, meninggalkan dirinya dalam keadaan menyedihkan. Hal itu terulang, tapi kali ini apakah dia harus membiarkan semua berakhir menyedihkan seperti dulu? Tangan mengepal semakin erat. Antara ambisi untuk memiliki, amarah yang tak terbendung karena Jesslyn menghentikan dirinya, serta tidak rela akan kehilangan, terasa menyesakkan d**a. Sudah lewat pukul sepuluh malam, dan Jesslyn belum juga pulang. Ia menatap layar ponsel yang sudah lama mati.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD