Zia membawa Sarif ke kebun di belakang. Untungnya kebun ditata dengan sangat rapi. Jalan di dalam kebun juga cukup luas, sehingga mobil bisa masuk ke kebun. Risman memang menata semuanya dengan sangat teliti. Untuk kenyamanan dan keamanan. Dikebun mereka juga kadang dapat kunjungan dari sekolah. "Aa. Apa tidak sebaiknya kita ke pasar. Membekalikan baju untuk Sarif. Di pasar bawah getah saja." Zia mengingatkan kalau baju Sarif tidak banyak. Tidak ada baju koko untuk dipakai ke mushola. Zia ingin Sarif memiliki baju koko. "Ini baru jam setengah sepuluh. Nanti jam sepuluh kita ke pasar." Risman minta mereka berangkat ke pasar jam sepuluh saja. "Makan soto dan sate ya, Aa." Zia ingin makan di warung langganan mereka. Warung tempat mereka memesan makanan jika ada acara di keluarga Ramadan

