Risman ke luar dari kamar, membukakan pintu Abba dan Amma. . "Nini! Kai!" Sarif mengejar kedua orang itu. Abba menggendong Sarif. Walau Abba sudah tua, masih bisa menggendong Sarif. Abba dan Amma masuk ke dalam kamar. Abba berdiri di samping tempat tidur. Sedang Amma duduk di tepi tempat tidur. "Sakit perut, Abba." Zia dengan kemanjaan yang masih sama seperti dulu. Matanya menatap Abba yang menggendong Sarif. "Kamu ada makan apa?" Tanya Abba dengan suara lembut. "Rujak dan es sirup." Zia menjawab jujur apa yang sudah ia makan, sehingga sakit perut. "Es sirup itu mengandung gula. Sekarang sebaiknya kamu ke rumah sakit. Anak-anak biar Amma dan Abba yang menjaga." Amma meminta agar Zia langsung dibawa ke rumah sakit saja. Agar bisa di atasi rasa sakitnya. Amma tidak tega meliha

