Semuanya beraktivitas seperti hari biasa. Risman dan Rido sibuk di kebun. Wira dan Syarif serta Abba sibuk di kandang. Amma membuat kue cemilan sendirian di rumah. Zia dan Sarif ikut membantu di kebun. Sakha dan Sifa, juga Via sekolah. Di kandang banyak sekali yang datang memesan sapi dan kambing. Begitu juga di kebun. Bulan Ramadan tidak membuat penjualan tanaman menurun. Tapi justru meningkat. Banyak orang yang ingin mempercantik rumah menjelang lebaran. Sehingga keluarga Ramadan sibuk semua dengan berbagai aktivitas mereka. Zia tetap bisa bekerja mesti membawa Sarif ke kebun. Yang penting Sarif tidak lepas dari pandangan matanya. Sarif mengerti kalau Amma dan Abba sedang sibuk. Sarif tidak mengganggu mereka dengan rengekannya. Saat mengantuk Sarif hanya minta dot. Lalu berbaring di ka

