ART. 121 TERJEBAK

1408 Words

Setelah sahur mereka menunggu salat subuh sambil mengobrol. Dina, Amma, Zia, Via, dan Sifa mengobrol di ruang tengah. Sementara Abba, Risman, Wira, Rido, Syarif, dan Sakha. Mengobrol di ruang tamu. "Warung di depan itu jualan apa saja?" Tanya Dina. "Makanan, gorengan, dan minuman. Makanan dan gorengan yang enak. Karena kami pernah membeli di sana. Sederhana tapi nikmat. Kadang kalau Amma sedang tidak enak badan, beli di depan saja." Amma yang menjawab pertanyaan Dina. "Ih, Nini. Acil Via cerumbu dong!" Sifa mengingatkan Nini nya kalau Via tidak suka dengan penjual warung seberang. "Acil Via sekolah tidak ada di rumah. Nini tetap memasak untuk Acil Via. Kalau beli di depan cuma Nini dan Kai yang makan." Amma menjelaskan pada Sifa. Kalau mereka membeli makanan di seberang hanya untu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD