"Perjanjian dengan H&D batal." Viona memberikan tatapan terkejut atas informasi yang disampaikan Rangga, sebelumnya Andre dan Boy sudah memberikan kabar tentang perjanjian tersebut. Menatap Rangga yang terlihat kecewa, Viona memahami jika Rangga kecewa dimana pastinya kerja keras dan waktu yang dipakai terkesan sia-sia. "Lalu gimana? Maksudnya kamu?" "Tetap maju untuk pencalonan, menggunakan program yang sudah tersedia." "Bukannya mereka setuju walaupun memberi syarat? Kenapa tiba-tiba batal?" Viona memberi kesan pada Rangga jika mengikuti dan mendengarkan ceritanya. "Partai menolak dan Darmawan mengatakan untuk tidak menggunakan H&D." "Apa dampak kamu pakai atau tidak pakai H&D? Memang suara mereka berpengaruh? Kenapa harus H&D? Aku dari dulu penasaran sama hal ini." Rangga me

