43

654 Words

"Akhirnya kita bisa menghabiskan waktu bersama, sayang." Rangga memeluk erat Aya yang berada dihadapannya "Bagaimana kegiatanmu?" "Melelahkan, kang." Kedatangan Aya yang berhubungan dengan kegiatan bersama mereka beberapa jam lagi. Rangga sama sekali tidak menyangka jika keputusan maju ke pemilihan kepala daerah akan membuat waktu bersama keluarga akan hilang, tapi setidaknya keluarganya mendukung penuh. "Akang gimana? Rapat terus apalagi?" Aya duduk disamping Rangga yang menariknya kedalam pelukan. "Ketemu sama perwakilan H&D, sayang. Kamu sendiri?" Rangga merapikan rambut Aya yang berantakan "Anak-anak gimana?" "Setidaknya kegiatanku selama anak-anak sekolah, kang. Kalaupun nginap ya pasti persetujuan akang." "Memang ada agenda menginap lagi?" Rangga menatap tidak suka. "Akang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD