23 - Masih Honeymoon

816 Words

Anandhiya memejamkan mata kembali, saat sang suami mendekatkan wajah. Tak sampai satu menit, sudah dirasakan bibir hangat pria itu di dahinya. Memberikan ciuman singkat saja. Namun, sudah dapat membuat debaran jantung kian menggila. Anandhiya lantas menatap lekat suaminya setelah kelopak kedua mata terbuka lebar. Kekehan tawa senang pria itu pun teralun merdu, walau sarat akan kepuasan sebab sudah berhasil membuat pipi-pipinya jadi memerah. Danan tentu telah melihat jelas. "Sayang, kayaknya aku juga beruntung bisa punya istri manis kayak kamu." Gelakan Anandhiya ikut terlolos dengan keras, setelah mendapatkan bisikan yang mesra dari sang suami di telinga bagian kanan. Ia menunjukkan reaksi senangnya lewat sunggingan senyum kian melebar dan lingkaran tangan pada tubuh sang suami yang men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD