.................. Pagi ini, Anandhiya bangun pukul enam. Ya, lebih awal setengah jam dari biasanya. Anandhiya tidak dapat tidur kembali karena merindukan sosok lucu Sachita yang sudah pulang kemarin menjadi faktor utama. "Miss you, Sachi." Anandhiya bergumam pelan. Guna tidak terus mengingat balita perempuan imut itu, maka Anandhiya fokus dan memusatkan keseluruhan konsentrasinya untuk memasak menu sarapan yang cukup berbeda hari ini. Dapat dikatakan lumayan sulit baginya. Sebab, Anandhiya tak pernah memasak makanan tersebut. "Bikin apa, Naa?" tanya Danan tepat pada telinga bagian kiri istrinya, sengaja diucapkan begitu pelan. Dan, nyaris seperti tengah berbisik. "Bikin apa?" tanyanya lagi. Danan juga secara terencana mengeluarkan nada serta suaranya supaya terdengar manja dan se

