............... "Sayang, kita singgah sebentar di Danau Beratan, gimana? Mau, ya? Aku pengin foto-foto dekat Pura Ulun Danu. Boleh 'kan, ya?" Anandhiya meminta dalam nada riang dan senyum cerianya dipamerkan pada sang suami. "Apa sekalian aja kita sembahyang? Tapi, kita nggak bawa perlengkapan. Gimana, Sayang? Kamu setuju apa nggak?" Fokus dari Danan yang semula dipusatkan untuk mengemudi dan terarah ke jalan raya, sejenak berpindah ke sosok istrinya. "Pas pulang aja kita singgah ke Danau Beratan sama sembahyang di Pura Ulun Danu, Na. Masih ada waktu nanti sore. Kita juga nggak nginep di sana. Menurutku begitu baiknya." Anandhiya yang mendengar jawaban sang suami tak sesuai rencananya, tentu merasa tidak setuju juga. Ia lalu menyahut, "Kenapa nggak sekarang aja, sih? Masih ada waktu

