............. "Bagaimana? Rasa lobster di sini masih tetap enak bukan? Padahal, sudah satu tahun kita tidak makan di sini. Di lidah Mama rasa bumbu lobster tidak berubah." Anandhiya dan juga Lidherya menunjukkan untuk yang sekian kalinya kekompakan sebagai saudara kembar dengan menganggukkan kepala bersamaan. Mulut mereka berdua ditutup rapat, nikmat mengunyah potongan lobster yang lezat di lidah. Belum ada sepatah kata terlontar. "Mama selalu ingat kalau salah satu menu favorit kalian makan di sini adalah lobster. Mama senang kalian bisa menyantap dengan enak seperti satu tahun yang lalu. Mama tepat pilih menu malam ini," ujar Ibu Anida dalam nada bangga beliau yang diiringi pula oleh tawa senang. Anandhiya mengarahkan atensinya dengan segera dari piring di atas meja ke sosok sang i

