Terjadi

1129 Words

    Tak tinggal diam, tangan Gavin mulai membuka kancing baju Kia. Ciumannya pun mulai turun menelusuri leher Kia dan meninggalkan bekas kemerahan yang cukup banyak di beberapa bagian tubuh Kia.      Tanpa mereka sadari mereka sudah tak berpakaian sama sekali. Dan malam ini merupakan malam yang panjang bagi mereka.     Karena keasikan main, tanpa sadar jam sudah menunjukkan pukul empat pagi. Tak ada waktu bagi mereka untuk istirahat.        "Udah jam 4 Ki." Ucap Gavin yang masih memeluk Kia di dalam selimutnya.      "Kok cepat banget sih kak? . Padahal aku capek banget, badan juga pegal pegal." Ucap Kia malas.      "Nanti istirahat di mobil atau pesawat aja." Ujar Gavin.      "Yaudah kamu mandi duluan sana, atau mau mandi bareng?." Ucap Gavin menggoda Kia.      "Boleh." Ucap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD