Sesampainya di rumah Leta, ia menyuruhnya turun dan setelah itu langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumahnya. Dengan tergesa gesa ia berlari ka arah kamarnya. Ia melihat Kia yang mengelimuni diri di dalam selimut. Dengan pelan Gavin mengunci pintu kamarnya dan menghampiri Kia. Ia melihat getaran dari dalam selimut. Sudah dipastikan jika Kia sedang menahan isak tangisnya. "Kamu salah paham Ki. Tolong dengerin kakak dulu." Ujar Gavin. Kia hanya diam tidak berniat menanggapinya. "Kakak mohon jangan gini, terserah kamu mau marah, mau mukul kakak sekalipun itu ngak masalah. Tapi kakak mohon jangan diamin kakak gini. Kakak minta maaf, kakak tahu kakak salah." Ujar Gavin membuka selimut yang menutupi Kia. Ia membalikkan tubuh Kia untuk mengah

