Aruna membuka matanya, dan dia melihat suaminya yang kini tengah memakai dasinya dengan menghadap cermin full body di kamar mereka, Aruna yang baru bangun langsung mencoba berdiri dan berjalan perlahan untuk menghampiri suaminya itu. “Mamaas mau kerja?” Tanya Aruna dengan masih memeluk punggung suaminya. Aruna mengeratkan pelukannya dengan menggesekkan kepalanya di punggung suaminya seakan akan mencari kenyamanan disana, dinginnya pendingin ruangan ini langsung menusuk di kulit mulus Aruna yang hanya memakai baju tidur tipisnya. “Iya sayang,” balas Andrew lalu membalikkan badannya, dia kini berhadapan dengan istri manisnya apalagi ketika dia disuguhi wajah bangun tidur seperti ini rasanya Andrew bahkan tidak ingin berangkat kekantor dan ingin kembali menghabiskan hari bersama istriny

