Perkenalan Sang Cowo

1981 Words
Diteras rumah. terlihat di samping rumah yang masih berdempetan , sebuah grosir yang cukup besar yang menjual berbagai bahan kebutuhan, dimulai sembako, kebutuhan mandi, snack, dll. Penuh sekali dengan hingar bingar keluar masuk orang di pagi itu . Dengan masing-masing karyawan yang sibuk, ada yang sedang melayani pembeli, mengangkat barang, mencatat, yang sedang bersih-bersih, serta aktifitas lainya , Yang menandakan toko itu ramai sekali ! Abg itu masih fokus mengguujes gujes selahan sebuah motor antik tua tahun 90-an, warisan Sang ayah waktu masih abg seusianya. " Aduhh gurr jagurr ( berbicara dengan motor) , mohon lah kerja samanya sekali ini ajah di pagi ini ajah, bisa terlambat kalo ngadat teruss tiap pagi. Ucap pria abg sembari menghentak hentakan kakinya di selahan motor itu, dengan memasang wajah cemas, terlihat dari kerutan dahi keningnya yang terangkat ke atas. Bruummmm.... Brummmmm.. Brummm. Dodod.... Dododod... Dododood.. (Suara mesin tua itu pun akhirnya terdengar) " Alhamdulillah nyala " Sorakkk bahagia abg itu Gigi motor mulai dimasukan. " Cekreek " . Ketika akan tancap gass. Abg itu terhenti beberapa menit dan mengurungkan niatnya untuk menjalankan sepeda motornya, karena teguran suara untuk dirinya,dari salah satu karyawan ibunya di pagi itu. " Berangkat sekolah den? " , tanya pria umur seperempat abad kepada abg itu, dengan bentuk bibir nyengir terlihat pula giginya yang saat itu masih terdapat cabai diselah - selahnya. Memasang wajah yang sumaringah dihadapanya. " Ehh mang, engga mang mau badminton dulu, yaiyalah mang berangkat sekolah , kan ini udah pakai seragam lengkap. Saut abg itu sembari becanda terlebih dahulu, dengan mimik muka tersenyum cengir yang melihat gigi pegawai ibu nya,yang saat itu masih tersangkut sebuh cabai di selah - selah nya . " Euh! Si aden bisa ajah, yaudah hati-hati den. Jawab kembali pegawai ibunya dengan expresi muka yang sama. Disusul dengan senyum simpul. Lanjut kembali pembicaraan si mang yang merubah expresi wajah nya jadi lebih serius. " Den, den ( obrolan mulai serius) , tadi ngerasa gak? Masa pagi - pagi buta gini ada gledek (petir) , mau hujan kali yah ? , hampir tiap hari loh suara gledeknya kedenger tiap pagi. Memasang wajah serius dengan sedikit menyipitkan mata" " Haha! Si mang ada ajah, mungkin tadi suara gunung merapi Krakatau meletus kali " Timbal balik abg itu sambil tertawa aga terbahak-bahak. Yang pada dasarnya saling melempar sindiran untuk Sang ibu yang pagi buta udah teriak-teriak sampai terdengar suara teriak samar-samar sampai ke halaman rumah dan toko mereka. Lanjut ucap abg, sembari menyudahi obrolan mereka berdua di pagi itu. " Yaudahh mang ah, saya berangkat dulu takut kesiangan! . Bey the way mang ? , di gigi mang masih ada cabai nya tuhh, dahh "asalamualaikum", Sembari menancapkan gas motor nya. Dan tersenyum ngekeh dari bibir abg itu. Brummmm.... ( suara motor melaju) " Walaikumsalam " Timbal balik pegawai ibu nya, " Masa iya ada cabe nyangkut di gigi, ( sambil menggerakan jari telunjuk ke arah gigi untuk memastikan) , eh iyaa ! ,cabe itu pun bukanya di buang malah diemut kembali " . Yahhhhh cerita awal pun di mulai!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Hey perkenalkan nama gua aldi , gua sekarang duduk di bangku kelas tiga sekolah menengah atas (SMA) ya tepatnya gua bersekolah di SMA ANGKASA. Ya dengan hidung gua yang mancung, kulit putih bak aktor film Korea 11-13 lah hampir mirip,rambut kelimis, bentuk badan lumayan ideal, hobby basket sekaligus kapten basket sekolah gituloh! , ya lumayan cukup tenar lah di sekolah bisa di bilang di idolakan wanita kaya film film cover boy gitu ( hehe) , selalu di kerubungi wanita disekolah ,bagaikan gula di kerubungi semut gitu sangking manisnya, ciyeilehh! . Selain wajah yang menawan, sifat gua juga sama absurdnya kek emak gua. Mungkin pepatah bilang " Buah jatuh tidak jauh dari pohonya". Gua anak pertama dari dua ber sodara, adik kecil manis gua bernama angga umur dia 7 tahun dia ade cowo kesayangan gua , Dia anak tersayangan emak dan babeh gua, mungkin anak bungsu juga kali yahh jadi yang tersayang. Kalo gua bikin nangis ade gua? , game over udah seriusan ditangan emak gua. Eh! Eh! Tapi kata emak gua semenjak lahirnya angga dia bawa rejeki banget di kehidupan keluarga gua, yang tadinya toko grosir keluarga gua hanya sebuah warung biasa, sekarang menjadi grosir yang sangat besar, Euhh! Tersohor lah di 1 kecamatan tempat gua tinggal. Yang sekarang memiliki 5 karyawan, ada mang dodi, mang asep , mang joni,mba Rina , mba siti. Terus kalo gua lahir diawal engga bawa rejeki gitu mak? , bawa petaka? . Yaelahh! Miris beeud nasib gua. Bey the way karyawan yang ngobrol sama gua tadi, yang ada cabe nyelip di giginya itu mang asep namanya. Perkenalkan ini emak aku yang paling cantik sedunia namanya ibu yanti . Yapp Meskipun watak emak cerewet, absurd, galak, tiap hari pake daster, kalo ngomong nyerocos kaya kembang api tahun baru, tapi aslinya emak gua ini paling sayang ke anak-anaknya yang paling peduli, namun sebelum menasehati anaknya mesti ajah harus ada huru hara dulu kaya barusan, contoh kecilnya aja, waktu gua masih SD waktu belajar naik sepeda? Terus gua jatuh nih nangis, sempet nyerocos marah-marah tapi ujung -ujungnya tetep lembut,ngobatin gua,nyemangatin gua, pokonya emak gua the best lah meskipun usianya tidak terlalu muda lagi, tapi emak gua masih cantik, makanya babeh gua sampe bertekuk lutut. Ahh bucinn parah pokonya babeh gua ke emak gua. " Sutttttt, soalnya kata babeh gua dulu dia primadonanya sekolah, paling cantik disekolahnya" . ( hihi) masa iya?. Udah udah kita lanjut takut kena omelan lagi kaya tadi kalo bahas emak gua. Nah ini babeh gue romli, meskipun tampangnya kaya bedug masjid,heh! astagfirullah gak boleh gitu gak baik! Masa ngatain bokap sendiri. Yaudah lanjut! ( untung ajah tampang gua mirip emak gua, tapi kok sepaket sama sifatnya?,yaelah harusnya kaya babeh gua ajah sifat gua-nya, jadi wajah emak gua ,sifat babeh gua!) , babeh gua ini orang paling sabar ngadepin emak gua tiap hari nya, dan ketika gua kena omel kaya tadi , pasti babeh gua belain gua, ya meskipun ujung-ujungnya harus kikuk sih dihadapan emak gua hehe, kalo sebutannya sih susis (Suami-suami takut istri) , tapi kata babeh pernah bilang ?, engga susis juga kale!, takut jatah malam-nya dikurangi, gitu katanya! YAELAH! gatau lagi gua apaan itu. Yaa seperti biasa suasana pagi gua pasti ajah selalu ramai seperti tadi! ! ! Yaudah letss go ! . Kesiangan nih gua sekolah !. Eh! Eh! Bey the way ini kan kisah cinta, oh iya gua kasih tau meskipun gua populer di sekolah ! , jadi idola cewe-cewe, gua gak pernah pacaran dari kelas 1 sma sampai Kelas 3 sma , nanya kan pasti kenapa? . Liat ajah nanti kenapa gua gak pernah pacaran! . Brummm.... Brummmm... Brummm!! ( laju motor semakin cepat) . " Eh! Pak heri , pak pak, bentar- bentar jangan ditutup dulu yaelah! ,ucap panik aldi dengan keringat jagung di wajah nya. Sembari memberhentikan motornya di gerbang sekolah. " Yaelah,cape banget liatnya tiap hari kesiangan, tiap.... ?" Grutu satpam gerbang bernama pak heri ke aldi , memasang wajah yang ketus. Obrolan pak heri terhenti seketika saat itu, karena melihat 1 lembar uang berwarna hijau 20 rb yang saat itu aldi mengambil dari saku baju sekolahnya, " Nihhh, cukup ya pak pliss, disodorkan uangnya itu ke pak heri oleh tangan aldi. Lanjut cloteh pak heri namun seketika merubah topik. " Besok, besok jangan kesiangan lagi! , gih masuk" ,sambil mengepal uang dan memasukanya ke saku celana ,tangan pak heri memegang kembali gerbang dan digeser kan nya sedikit untuk memberi jalan ke aldi. " Siap pakk, permisi pak, makasih. Sambut bahagia aldi dengan wajah yang sumringah, masuk ke dalam sekolah. Brummmm... ( suara motor melaju) Aldi masuk ke halaman sekolah dengan motor tuanya. " Lumayan 20 rebu, bakal nanti ngopi diwarung depan? di warung neng siti, janda bohai aduhai , brrrrrrrrrrrtt! . Ucap pak heri ngobrol sendiri, sambil menggelengkan kepala, dan menjulurkan lidahnya sedikit, dengan otak yang travelling, ya sebut langsung omes!. Jeg-gerrr..... ( suara gerbang mulai ditutup) " Baik anak-anak semuanya, keluarkan buku matematika kalian beserta LKS nya, ibu akan menulis rangkuman di white board " .Sahut samar - samar suara ibu guru dari dalam kelas ke semua muridnya , yang terdengar sama aldi dari luar pintu kelas , dengan posisi yang mematung. Tolehan mata sebagian teman-teman sekelasnya menatap was-was ke arah aldi, Seakan memberikan isyarat kode ketemen-temen sekelasnya, dengan gerakan tangan telunjuk ditempelkan ke bibir aldi mengisyaratkan agar teman-temannya untuk diam. Bagaikan gaya Michel Jackson, aldi pun memasuki kelas dengan cara berjalan mundur, untuk mengelabui gurunya tersebut. " Aldi! Mau kemana kamu? " Tanya tegas ibu guru sembari matanya melotot. Sembari gerakan memutarkan tubuh menghadap ke aldi yang saat itu sedang menulis di white board. Ketika dikagetkan dengan suara gurunya, aldi mencoba pelan-pelan untuk merubah gaya jalanya ,dari jalan mundur,jadi jalan maju kearah depan. Dan berhenti lalu memutarkan tubuhnya sedikit kehadapan gurunya itu. " Mau ijin ke kamar mandi Buu, gak kuat kebelet " Jawab aldi dengan polos nya, Sembari memasang muka memelas disusul dengan gerakan tangan pura-pura memegang s**********n, dan menyilangkan kakinya . "Huuuuuuuuuhhhhhhh!!!!! Disambut dengan sorak sorai suara dari teman sekelasnya. Udah udah jangan berisik, ucap Ibu guru menenangkan murid kelasnya. Lanjut teguran ibu guru. Dengan mata yang mulai meruncing, disusul gerakan kode mata dari kanan kekiri, yang artinya dia suruh kembali ketempat duduknya! , sambil berkata. " Engga, engga tahan dulu ke kamar mandinya alesan ajah baru jam pertama dimulai, duduk ke kursi mu lagi !" Titah ibu guru menyuruh aldi duduk. " Iyaa iyaa bu maaf, " Saut aldi Serta memalingkan wajahnya ke sahabat sebangkunya ,serta memberi kode kepalan tangan secara sembunyi sembunyi, mungkin artinya yess berhasil ( dalam hati dia) " Aldi pun melangkah kecil kearah bangkunya serta duduk di arah sahabatnya, Sebelum lanjut. Perkenalkan dulu ini ke 3 sahabat deket gua, namanya jaka dan ruly, mereka duduk tepat dibelakang gua, dan abi , teman sebangku gua. Okayy lanjut. "Sutt, sutt, al..al...biasa lu nonton film Jackie Chan lagi waktu malem?,jadi kesiangan" Bisik jaka dari belakang , " Yaaa yaaa, gitulah jak .saut bisik aldi,Dengan gerakan tangan aldi yang sibuk mengambil buku pelajaranya. " . " Heyyyyy - heyyy jangannnn berisik! , sambar ucapan ibu guru yang melengking. Akhirnya semua murid-murid terdiam fokus memperhatikan bu susi, guru matematikanya yang sedang menjelaskan didepan kelasnya. Sembari tangan memegang spidol merk snow-girl di tanganya , lalu melanjutkan kembali menulis di white board. Waktu pelajaran terus berlalu dengan keadaan yang tenang , tidak terasa waktu akan menunjukan pukul 9.30 wib saat itu. Teettttttt...... Tettttt...Tettttttttttt ( suara bel sekolah menandakan waktu istirahat tiba) . " Baiklah semuanya, mungkin pelajaran akan dilanjutkan sesudah jam istirahat kalian selesai, asalamualaikum " Ucap ibu ratih kemurid-murid, Dengan tangan yang sedang menyusun buku ,lalu berdiri bergegas berjalan menuju pintu keluar kelas, disusul gerakan tangan memegang gagang pintu lalu menutupnya " . "Walaikumsalam bu" Jawab serentak murid-murid. Beberapa menit setelah bu Ratih pergi, Saat itu mungkin 5 menit berlalu, semua murid tidak langsung keluar untuk istirahat. " Fiiuhhhh, akhirnya istirahat juga, ngantukk plus cape banget rasanya hari ini aneh !, padahal waktu ngrekam di kamar pake handphone ? tidur gua ngorok . Gumam aldi dalam hati, Sambil menyimpan kepalanya diatas meja, lalu matanya yang melihat ke arah lantai bawah. Dan perlahan menutup matanya yang masih aga terkantuk. Jegerrrrrrrrrrrrrr.... ( suara keras pintu dibuka) Sontak aldi kaget dan mengangkat kepalanya kembali ,matanya melirik awas kearah pintu terbuka yang masih sedikit sayup sayup karena masih ngantuk. Seketika Pupil matanya berubah membesar , memperhatikan seseorang dari arah pintu. Semakin besar pupil matanya saat itu, bakkk seperti mau copot menggelinding kaya kelereng bola matanya itu. Denyutan jantungnya pun seketika berguncang hebat seperti genderang mau perang . Menunggu Siapakah seseorang yang membuka paksa pintu kelas tersebut. ( seseorang muncul di balik pintu terbuka) . Seketika wajah yang ngantuk berubah menjadi segar total, Aldi pun terkejut melihat orang itu lalu melontarkan sebuah kalimat dari mulutnya, disusul dengan gerakan tangan mengepal melebar kearah kiri dan kanan, mata yang tertutup melihat kearah langit-langit kelas.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD