Petaka Malam Tahun Baru Part 30 (POV Seno : Teman atau Cinta?) “Seno, kamu kenapa?” Terdengar suara Riva, dengan tangannya menyentuh pipi ini. Yes, akhirnya dia bereaksi juga, walau sudah puluhan menit menahan napas. Aku merasa mulai ada sececah harapan dan angin segar. “Seno, jangan pura-pura pingsan begini!” Riva menepuk pelan pipiku. “Duh, nggak lucu deh, Sen! Kamu nggak meninggal 'kan?” oceh Riva lagi sambil meraih tanganku dan mencari detak nadi. Aku menahan diri agar tak tersenyum mendengar ocehan Riva. Beberapa saat kemudian, tubuh ini terasa ditarik. Ah, ternyata Riva memang tega. Dia pasti sedang menyeretku keluar saat ini. Ngenes banget jadi aku, pura-pura pingsan tapi malah dibuang. Aku menangis dalam hati, tapi dengan mode tak sadarkan diri. Tiba-tiba, kepala ini teras

