The Perfect Boss! - 9

1129 Words

            “Nenek yakin percaya sama kita?” Indri menunjuk dirinya dan Desy secara bergantian.             Nenek mengangguk anggun.             Desy dan Indri saling menatap satu sama lain dengan tidak yakin. Desy sedari tadi mencuri pandang pada makanan di atas meja. Ada kue nastar, kue brownies, eclaire, onde-onde, moci, lapis legit, pandan cake dan tiramisu yang melambai-lambai pada Desy yang belum sarapan.             “Nenek ingin Sandra segera menemukan jodohnya. Dia harus menikah tahun ini sebelum sepupunya mendahului dan meminta semua pabrik gula Nenek.”             Jangankan nyari jodoh buat Sandra, buat diri sendiri aja belum ketemu, gumam Desy sedih.             “Lagian permintaan Kakek Sandra itu maunya Sandra segera menikah dengan pria yang babat, bibit, bobotnya jelas.”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD