Pagi itu kediaman keluarga Costa kembali dipenuhi kesibukan. Para pelayan berlalu-lalang menyiapkan sarapan, sementara beberapa mobil sudah terparkir rapi di halaman depan menunggu pemiliknya berangkat bekerja. Veanna turun dari lantai dua dengan langkah pelan. Rambutnya dibiarkan tergerai, dipadukan dengan gaun sederhana berwarna krem yang membuat penampilannya jauh berbeda dibanding saat berada di atas panggung beberapa hari lalu. Tatapannya langsung menangkap sosok Christopher yang berdiri di samping pintu utama. Pria itu kembali mengenakan pakaian serba hitam lengkap dengan topi dan masker. Kedua tangannya terlipat di depan tubuh, sikapnya tegak seperti seorang pengawal profesional yang sedang menunggu atasannya. Melihat penampilan itu, Veanna tersenyum tipis. Rasanya aneh. Baru beb

