Bab-34

1166 Words

Rumah Costa sudah tenggelam dalam keheningan. Lampu-lampu di lorong hanya menyisakan cahaya temaram, sementara sebagian besar penghuni rumah telah terlelap. Di lantai dua, Veanna masih terjaga. Wanita itu berbaring telentang di atas ranjang dengan selimut menutupi tubuhnya hingga pinggang. Lampu kamar sudah dimatikan, hanya menyisakan cahaya bulan yang masuk melalui pintu balkon yang tertutup tirai tipis. Matanya menatap langit-langit tanpa benar-benar melihat apa pun. Sudah hampir satu jam dia mencoba memejamkan mata. Tapi tetap saja dia tidak bisa tidur. Sampai akhirnya terdengar suara ketukan pintu dari arah balkon. Wanita itu mengernyit heran, ini sudah jam dua belas malam siapa yang datang malam-malam kesini? Tak langsung membuka pintu balkon, Veanna lebih memilih mengambil tongkat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD