Entah apa yang dibicarakan lelaki ini di depannya, yang jelas, ia berdeham mengiyakan. Yeah tampaknya ada yang memberitahu sesuatu padanya, tapi ia kan tak bisa berbahasa Arab. Jadi mangut-mangut saja sebagai jawaban. Walau tubuh sebenarnya sudah bergetar hebat. Ini memang gila. Benar-benar gila! Ia tentu tahu itu! Setelah itu, ia mencoba berjalan. Awalnya senormal mungkin, tapi ketika tak ada orang, ia melangkah secepat mungkin. Ia harus keluar. Ia tentu tahu pintu keluarnya bukan? Meski banyak yang harus ia lewati. Apa saja? Pertama, deretan ruangan di depan sana. Isinya dihuni para pejabat penting. Tak ada jalan belakang. Mau tak mau, ia memang harus melintas di depan ruangan itu. Kalau mau lewat lain ada. Tapi terlalu berisiko. Ya karena harus memutar balik dan terlalu banyak orang

