Jika cinta adalah perjuangan, setidaknya ia sudah pernah berjuang bukan? Walau tak bisa mencapai apa yang ia mau. Justru seiring waktu berjalan, ia akhirnya bisa menemukan dirinya sendiri. Mengenal diri itu ternyata jauh lebih penting dibandingkan ia buru-buru mencari pasangan. Ya mungkin ada yang beruntung meski belum selesai dengan diri sendiri dan bertemu dengan orang yang tepat. Tetapi untuknya? Ia tak bisa begitu. Apalagi ia yang akan memimpin perjalanan ini kan? Sebenarnya banyak perempuan yang datang setelah ia belajar mengikhlaskan Narsha. Tapi tak ada yang srek dihatinya kala itu. Tak heran kalau pada akhirnya, ia yang disalahkan. "Kamu itu terlalu pilih-pilih, Alfa!" Bahkan ibunya juga mengatakan itu. Ia sempat merasa tertampar. Mungkin ibunya benar. Lantas ia coba untuk men
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


