Ayla duduk disebuah bangku panjang yang terbuat dari kayu. Bersama Alvin yang lebih memilih nangkring diatas pohon, sambil melempar buah ceri kearah Ayla. Entahlah Adelia pergi kemana, yang jelas gadis itu memilih melipir sebelum menjadi obat nyamuk ditengah-tengah mereka. “Apes banget jadi jomblo, bisanya cuma ngikutin orang pacaran mulu kemana-mana. Mending cabut ah.. Dari pada jadi obat nyamuk disini.” Kurang lebih seperti itulah kalimat yang diucapkan oleh Adelia, sebelum pada akhirnya dia pergi meninggalkan Ayla berdua bersama Alvin. “Kak Alvin sakit.” Pekik gadis itu, mengaduh kesakitan. Tepat ketika buah ceri yang masih hijau dan keras itu mengenai kepalanya. “Lagian, kamu dari tadi nulis mulu. Sampai aku aja nggak diperhatiin sama kamu.” Gerutu Alvin sebal. “Salah sendiri,

