Kencan untuk Zevho

1085 Words

Zevho sedang sakit. Sudah tiga hari lamanya ia tidak bekerja menerima tamu yang ingin meramal. Untung saja, bekal makanannya yang kering masih ada dalam kotak penyimpanan. Ia sedang terbaring memeluk selimutnya, ketika ia dengar suara ketukan pintu. Kadang, Zevho tidak paham dengan apa yang tamunya inginkan. Sudah jelas ia pasang tanda tutup, tetap saja ada orang yang mengetuk. Memang manusia selalu cenderung tidak sabar dalam menghadapi segala sesuatu. Dengan berat hati, tubuh yang masih ringkih karena demamnya yang belum berlalu, Zevho menuju pintu depan. Ia mengintip ke luar dan ia jadi malu sendiri. Ia telah salah sangka. Bukan tamu baru yang mengetuk tapi pemilik rumah, nyonya Tessa. Sudah pasti Tessa bingung karena Zevho tidak muncul di lantai atas. Biasanya, Zevho akan men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD