Adzja sudah ada di ruang keluarga, menanti Vera. “Maaf, telah membuatmu menanti lama.” “Tidak, Nyonya. Justru saya yang telah datang terlambat dan buat Nyonya menunggu sampai bosan.” “Kamu berlebihan. Tidak mungkin aku bosan di rumah sendiri. Ada yang ingin aku tanyakan padamu.” “Baik, Nyonya. Semoga saya bisa bantu.” “Apakah kamu berteman baik dengan salah satu pekerja. Dia mengaku telah yatim piatu. Direkrut saat masih kecil, di usia dua belas tahun kalau aku tidak salah ingat.” “Apakah maksud Nyonya, Karan?” “Wah, tebakan kamu memang jitu. Apa itu artinya memang kalian berteman baik?” “Tidak juga, Nyonya. Tapi kalau bertemu, kami cukup betah untuk saling berbagi kabar.” “Baiklah. Apa kamu tahu informasi pribadi lainnya tentang Karan? Benarkah ia seorang yatim piatu? Alamat temp

