Apa perlu saya paksa agar kamu mau masuk!" ucap Satria dengan nada tinggi. Rachel terperangah, terkejut mendengar ucapan yang keluar dari mulut Satria. Jika aku tidak menurutinya, lagi dan lagi dia akan menyentuh tubuhku ini! gumam batin Rachel terperangah melihat Satria akan turun. "Saya akan pulang bersama Bapak," gegas Rachel yang menghentikan Satria untuk turun dari mobil. Satria menutup pintu mobilnya seraya melirik Rachel yang dengan cepat memakai shiftbelt. Rasa salah tingkah dan bingung terlihat jelas di wajah cantik Rachel. Pandangannya hanya fokus ke depan tanpa menoleh sedikitpun ke arah Satria. Ya Tuhan, apa yang harus aku lakukan supaya aku keluar dari masalah ini? Jika ketakutanku terjadi, sama saja aku m******t ludahku sendiri. Apa aku kualat? desah batinnya dengan sudu

