18. Only God Can Judge Me

2807 Words

Semua manusia buat salah, jangan terlalu risau. Perbaiki saja, jangan sedih dengan opini negatif. Sebab hanya Tuhan yang berhak menghakimimu. *** Sekitar 15 menit di dalam mobil, akhirnya kami sampai juga. Marcel yang membayar biayanya. Dia bilang kalau dia ikhlas. Kami bertiga berterimakasih padanya, meski Glen menanggapinya tak serius. Anak laki-laki memang suka bercanda. Beberapa anak mengejek dengan candaan receh akibat hal yang cukup memalukan ini. Bisa-bisanya kami tertinggal bus, terlebih lagi dengan posisi seperti ini, membuat tak sedikit dari mereka berprasangka yang bukan-bukan. Seperti teman Marcel satu ini, yang kalau ngomong suka gak pake rahang. "Maapaas, abis ngapain lo orang, weh?" Suara Tiyan terdengar menggelikan. "Gila, sembarangan!" Marcel menarik kepalanya dan me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD