Bastian menerobos masuk ke dalam apartemen Risya melalui melalui pintu penghubung. Dia melihat gadis itu dalam balutan gaun tidur satin berwarna hitam dengan rambut basah. Dia tertegun sejenak. Sebanyak apapun dia melihat gadis ini, jantungnya selalu berdebar-debar. "Bastil! Apa yang kamu lakukan? Mengapa menerobos masuk?" Risya bergerak mundur ketika melihat seorang pria tiba-tiba muncul. Bastian menggunakan Tuxedo berwarna gading dengan kerah kombinasi hitam. Dia baru saja bercukur sehingga wajah tampannya terekspos sempurna. Rambutnya yang coklat tebal disisir dengan rapi ke belakang. Dari gaya ini sangat terlihat aura pengantin di dirinya. Risya merasakan hatinya sakit seperti dihantam benda tumpul hingga dia tanpa sadar memegang dadanya yang kesakitan. Bastian melihat gadis ini t

