Chapter 120

1035 Words

"Ambilkan lampu." Perintah Risya segera. Billy dan Sean segera mengeluarkan senjata khusus mereka dari dalam saku. Sebuah tabung hitam yang ternyata senter tangan. "Nyonya, aku akan turun lebih dulu." Billy segera melangkah dengan hati-hati. Karena kedua orang ini adalah pasukan terlatih, Risya sedikit lebih tenang. Dia turun di belakang Billy, Sean ikut di belakang mereka. Sementara Tuan Savoy tidak ikut turun. Dia berjaga diatas agar tidak ada yang masuk. Suasana ruang bawah tanah sangat gelap.juga pengab. Ada banyak debu bekas kebakaran tahun itu berterbangan ketika mereka masuk lebih dalam. Ruang bawah tanah itu ternyata sebuah bunker dengan atap setengah lingkaran setinggi tiga hingga empat meter. Ada sebuah panel disamping kiri tangga. "Sepertinya panel lampu. Aku akan menco

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD