Chapter 115

1052 Words

"Apa yang kamu lakukan? Aku ibumu. Mangapa kamu mengurungku?" Sofia berteriak histeris. Dia lupa bahwa ini bangsal rumah sakit dan tidak boleh ada keributan. Bastian semakin kesal, dia mengambil amplop kuning itu dan melempar isinya hingga berserakan di lantai. Foto-foto Sofia sedang melakukan hubungan intim dengan seorang pria terpampang jelas. Wajahnya semakin pucat dan ia tersungkur di lantai. "Bisakah ibu menjelaskan ini?" Bastian bertanya dengan wajah dingin. Bastian mendesah berat. Tidak perlu di jelaskan lebih lanjut juga tidak perlu diragukan bahwa semua yang mereka lihat di foto adalah kebenaran. Sofia memilih tidak lagi menyangkal, dia mengakuinya dengan berat. "Tian, maafkan ibu. Ibu hanya..." Sofia berlinang airmata, dengan perasaan menyesal dia minta maaf namun kata ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD