Part 87

1702 Words

Benar apa yang dikatakan Ridwan barusan. Setelah Fitri membersihkan diri, menunaikan ibadah shalat isya, kemudian membaringkan tubuhnya di atas kasur, bukannya langsung terpejam dan tidur, pikiran Fitri justru berkelana ke mana-mana. Entah kenapa percakapan tak sengajanya ia dengan Ridwan, membuatnya terpengaruh hingga selalu kepikiran. “Fitri, Fitri. Kenapa sekarang kamu malah mikirin dia sih? Bukannya dia orang yang menjengkelkan? Yang selalu membuat kamu naik darah? Jadi kenapa terus mikirin dia? Buang-buang waktu aja. Belum tentu apa yang diucapkan Om Ridwan tadi itu benar. Belum tentu juga orang yang aku pikirin lagi mikirin aku juga. Jadi stop, jangan buang-buang waktu kamu untuk suatu hal yang nggak penting. Buang-buang waktu! Lebih baik kamu tidur, mengistirahatkan tubuh kamu agar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD