Seojin kemudian menyimpan kembali album yang dia pengang dan ia lihati sedari tadi. Ia kemudian bersandar dengan lelah pada sofa di belakangnya. “Ah, Aku benar-benar bodoh saat menyangka anak ini adalah seorang yeoja hanya karena boneka domba miliknya ini!” Ucap Seojin pada dirinya sendiri seraya melihat boneka domba yang ada di sampingnya. “Maafkan aku Park Wonhee-ssi, aku sempat berpikir jika kau adalah seorang yeoja!” Gumamnya yang meminta maaf, padahal dirinya tidak harus sampai seperti itu untuk meminta maaf atas kesalahannya yang tidak begitu besar. Seojin kemudian merapikan kembali seluruh barang milik Park Wonhee ke dalam koper besar itu, termasuk boneka domba tersebut yang akhirnya bisa masuk ke sana. Seojin pun mengangkat koper tersebut dan menaruhnya di kamar yang biasa ia j

