Hidup atau Mati?

1249 Words

“Gwaenchana, aku mengerti dengan perasaanmu Seojin-ssi… Kau pasti sangat terkejut bisa kembali hidup, tetapi bukankah hal ini patut kau syukuri? Kau hanya meninggal beberapa hari yang lalu!” Wonhee pun berucap demikian seraya berjalan ke arah salah satu lemari dan mengambil kotak p3k dari dalam lemari itu. Sementara Seojin memilih untuk duduk di atas kasur karena darah yang keluar dari tangannya itu cukup bayak, membuat kepalanya sedikit merasa pusing dan berkunang juga mungkin karena rasa terkejutnya. “Ku obati ya?” Wonhee pun menawarkan pada Seojin untuk di obati, setelah melihat anggukan kepala dari Seojin, akhirnya Wonhee pun mengobati tangan yang terluka itu. Wonhee dengan perlahan mengambil satu persatu pecahan kaca yang menusuk punggung tangan Seojin, dan memberikan cairan alkoh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD