ISTRI RAHASIA CEO 14. ** Dengan terpaksa Ana menuruti kemauan Wildan untuk berbicara dengannya. Wildan duduk santai duduk di ruang keluarga. Dengan isyarat mata, Wildan menyuruh Ana untuk duduk juga agar membahas masalah tadi. Menurut Wildan masalah tadi adalah masalah serius. Ana pun ikut duduk. Ana juga tidak mengerti. Kenapa dia berani sejauh ini ke Sherly. Tapi tidakkah pernah Wildan berpikir kalau Sherly sendiri yang salah. Datang marah-marah dan menghina. Mengatakan tidak bisa berbicara pula. Helaan napas berat keluar dari bibir Ana. Dia hanyalah istri di atas kertas yang tak diakui oleh sang suami. "Ana saat ini aku tidak ingin ribut denganmu. Kamu tahu aku dan Sherly bertengkar." Ana berusaha fokus mendengarkan ucapan Wildan. Dia menundukkan wajahnya ke bawah. Tidak menyela s

