Bryan yang melihat Clara terkekeh dan tersenyum, dia juga tersenyum bersama-sama sembari menatap kedua mata Clara. "Kamu mau menikah denganku Clara?" Menikah? Kata itu benar-benar belum terpikirkan olehnya, Menikah di usia 18 tahun? Sisa umurnya akan terus mengurus anaknya? Kenapa Clara tiba-tiba mematung seperti ini? Kini, pikiran negatif benar-benar memenuhi kepala Clara. "Um... Aku nggak bisa," jawab Clara. Bryan menaikkan kedua alis matanya, menatap Clara. "Kenapa? Kita harus menikah Clara, I mean ... we can stay together." "Aku ingin menikmati hidupku dulu sama kamu. Tapi... dede bayi ini...." Wajah Clara menampilkan ekspresi yang sedih, baru umur 18 tahun ini dia sudah mengalami ini, kesalahan dia benar-benar membuatnya banyak pikiran. Apa dia bisa melewatinya? "Tenang... Ki

