Chapter 27 : Dokter...

861 Words

Clara benar-benar meringis kesakitan, Shara yang melihat aliran darah yang mengalir pada pahanya Clara, langsung terkejut. Dia hanya diam saja saat melihat itu, sebelumnya dia terkekeh tetapi sesaat melihat aliran darah yang mengalir pada paha Clara, dirinya tiba-tiba terdiam. "Ah!!! Sakit!" Clara merintih kesakitan, membuat Shara yang tadinya melamun, kini membantu adiknya berdiri lalu menuntunnya dan segera pergi keluar rumah tepatnya ke garasi. "Maafkan aku ...," ucap Shara. Shara menuntun Clara hingga dia masuk ke dalam mobil, paha yang benar-benar terkespos aliran darah merah yang segar itu benar-benar sangat berbau hanyir. "Hiks ... Hiks...," Clara menangis seketika, rasa sakit yang dia rasakan benar-benar ingin membuatnya mati, apalagi darah yang keluar dari vaginanya tetapi me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD