Rose diangkat oleh suami Nyonya Lopez, lantas diletakkan di atas kursi busa milik James. Mereka semua saling tatap, kemudian secara mentah-mentah satu di antaranya berbicara tak ada henti. Ya, siapa lagi kalau bukan Liana yang tak henti berbincang dan mengatakan apa yang sebenarnya belum bisa dia cerna secara baik-baik. “Saya ingin mendengar cerita kalian lagi, Nyonya. Ada apa sebenarnya? Saya tidak mungkin bisa membayangkan apa yang terjadi kepada Rose jika kami tidak cepat datang ke mari. Ini adalah cobaan, apa yang terjadi mungkin akan dijadikan bentuk dari pelajaran,” kata Liana yang terdengar cukup dewasa dalam menghadapi masalah tersebut. Melihat itu, Edward yang terdiam seketika senyum tanpa henti kemudian sedikit merasa bangga dengan beberapa ucapan dari Liana. “Sabar, Nona. Saya

