47. Melangkah Pergi.

1511 Words

"Maaf, say—" ucapan Kinan tak dilanjutkan karena kaget dengan seseorang yang ia tabrak. "Kinan ...!" Seru wanita paruh baya dengan senyum merekah. Perempuan hamil itu tersenyum tetapi ada raut kaget yang tak terkira. Pertemuan dua kali dengan wanita paruh baya yang sangat ramah. "Iya, Nyonya. Maafkan saya menabrak Anda lagi," ucap Kinan. "Tidak apa. Yang penting kamu baik-baik saja," jawab Nyonya Dewi. Perempuan paruh baya itu mulai menelisik penampilan Kinan dan koper yang dibawa oleh temannya. Membuat jiwa kepo Nyonya Dewi meronta. "Kau sedang apa di sini? Mau pergi atau mengantar temanmu?" tanya Nyonya Dewi dengan menunjuk koper kecil. Kinan menoleh ke arah sahabatnya, "Lusi kenalin ini Nyonya Dewi. Nyonya ini sahabat saya. Saya ada urusan di suatu tempat Nyonya," jelas Kinan sam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD