72. Pertemuan

1540 Words

"Baiklah, tapi hanya sampai orang tua kamu di sini ya, Sayang! Mama enggak mau kamu tinggal di sana, di saat perut kamu sudah besar dan mendekati lahiran!" "Siap, Ma!" Kinan tersenyum senang masih dengan mendekap buket bunga dari suaminya. "Sini bunganya mama masukin vas, biar tetap fresh. Nanti biar Mbak, yang bawain ke kamar kamu!" Nyonya Dewi mengambil buket bunga mawar itu dari tangan menantunya. Nyoya Dewi berjalan ke arah dapur untuk mengambil vas bunga. Sedangkan Kinan membalas pesan dari suaminya. "Ini bunganya di taruh di mana Nona?" "Taruh di kamar saja Mbak!" Setelah mengatakan itu, Kinan kembali asik dengan ponselnya. Suaminya juga menyatakan kalau sebentar lagi akan segera pulang. "Suruh beliin cemilan deh, aku pengen makan apa ya?" Kinan ingin menyuruh suaminya belan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD