75. Resepsi.

1536 Words

Hari yang ditunggu tiba, pagi ini semua sudah berada di hotel milik Alvaro. Kinan sedang duduk menatap pantulan wajahnya di cermin. Semua kelebat kejadian beberapa bulan lalu kembali terngiang di pelupuk matanya. Mata indah itu mulai berkaca, mengingat semua itu menjadikan perempuan berperut buncit itu. merasakan sedih lagi. Perjalanan panjang untuk sampai di titik ini. Merasa dibodohi, merasa tak diharapkan, semua seolah melekat pada diri Kinan. Tapi, hari ini dia percaya dengan kesabarannya, di mana ia merasakan jatuh cinta terlebih dahulu. Hingga dia dinyatakan mengandung di usia yang masih sangat muda. Tangan Kinan mengelus pelan perutnya. Pandangannya menunduk dengan air mata berurai. Hingga terdengar suara pintu terbuka, membuat dia secepat kilat menghapus air matanya. Alvaro meng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD