66. Bandung.

2055 Words

"Kau benar Kinan?" tanya Bu Nita dengan suara bergetar. "Kenapa kau sampai hamil Kinan? Apa kamu menj*al diri di Jakarta? Hah? Katakan Nak?" Bu Nita kembali bertanya. Namun kali ini lebih galak dan mengisyaratkan kekecewaan karena melihat putrinya pulang dengan perut besar. Tanpa diduga, Pak Irfan maju dua langkah hingga sampai di depan Kinan. Kemudian bunyi nyaring suara tamparan terdengar begitu keras dan membuat semua orang kaget juga syock dengan perlakuan ayah Kinan. Plak! Kinan terhuyung ke belakang, untungnya di belakang ada Yoga yang juga harus menyaksikan tamparan itu. Dengan cepat Alvaro menarik Kinan ke dalam pelukannya. Lalu menatap nyalang ke arah ayah Kinan dan berkata kalau dia yang bersalah bukan istrinya. "Pak, jangan menggunakan kekerasan kepada perempuan. Terlebih di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD