"Secara tidak langsung kita berciuman," ucap Kinan sambil berlalu dari hadapan suaminya untuk menaruh gelas di tempat cuci piring. "Hahaha ...!" Alvaro tertawa kencang membuat Kinan yang akan mencuci gelas bekas mereka minum langsung menoleh dan menatap penuh kegembiraan ke arah suaminya. Selama hidup bersama, dia tidak pernah melihat Alvaro tertawa lepas seperti sekarang. Hingga tawa itu berhenti Kinan masih di posisi yang sama. Lelaki berjambang tipis itu mulai menoleh ke arah istrinya yang termenung menatapnya. "Sayang ...!" Alvaro mulai berdiri mendekati Kinan. "Hemm," jawab Kinan sambil mengerjap lucu. "Kau kenapa?" Kinan menggeleng lalu mulai menyelesaikan mencuci gelasnya dan menaruhnya di rak. "Aku tidak pernah melihatmu tertawa makanya aku terkesima," Kinan mengakui kalau

