58. Rumah Sakit.

1677 Words

"Maaf!" Satu kata keluar memecah keheningan yang terjadi. Namun yang membuat Kinan tersentuh adalah Alvaro menangis. Lelaki tampan dan dingin itu berurai air mata sambil menggengam tangan Kinan. "Kembalilah! A-aku akan berusaha menjadi ayah yang baik dan suami yang baik untukmu. Aku akan menemui ayah dan ibumu untuk minta maaf. Lalu kita akan menikah lagi setelah anak kita lahir," ucap Alvaro tulus. Kinan tak menyangka akan mendapatkan perlakuan seperti ini dai Alvaro. Kemana sikap arogannya yang sering ditunjukkan kepadanya beberapa waktu lalu? Dia baru pergi selama satu bulan, bukan satu tahun? Pertanyaan itu hanya bercokol di kepala Kinan. Perempuan cantik itu tak ada nyali untuk bertanya. Dia belum ada keberanian untuk mengucapkan hal lain yang lebih intim. Rasanya hatinya belum sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD