"Kenapa kita ke babyshop ?" Dylan menunjuk tulisan di pintu kaca toko itu. *Babyshop* "temen kamu ada yang lahiran emangnya ?" "Gak ada." Jawab Lexa singkat. Dengan pasti melangkahkan kakinya memasuki area toko sprinkle. Meninggalkan Dylan yang terlihat enggan untuk memasuki toko dengan pernak-pernik bayi. Begitu Lexa memasuki toko, senyum pemilik toko itu langsung menyapa Lexa. Juga pelukan singkat untuk Lexa. "Lexa..so long time no see.." Ami, pemilik toko itu mengurai pelukan. "Gimana kabar kamu ?" "As you see..Lexa is still the shinning star." Jawab Lexa sembari tersenyum. Senyum itu yang langsung membuat Dylan melangkahkan kakinya dengan tidak sabar untuk menghampiri Lexa. Lexa tersenyum di depan pria lain ? Tanpa permisi Dylan segera merengkuh pinggang Lexa. Membuat Lexa dan

